Adjective Position (Posisi Adjective di dalam Kalimat)

Adjective Position (Posisi Adjective di dalam Kalimat) – Adjective atau kata sifat adalah salah satu part of speech yang berfungsi sebagai penerang atau penjelas kata ganti orang (pronoun) dan kata benda (noun). Di dalam sebuah kalimat adjective diletakkan di berbagai posisi. Di bawah ini adalah posisi – posisi adjective di dalam kalimat.

1. Adjective Sebelum Noun

Posisi adjective yang diletakkan sebelum noun disebut juga dengan attributive adjective. Pada posisi ini, adjective dihubungkan langsung dengan noun yang ada di depannya tanpa menggunakan linking verb.

Jumlah adjective yang ada sebelum kata benda bisa lebih dari satu dan membentuk noun phrase. Namun, penyusunannya tidak boleh sembarang karena harus mengikuti adjective order sebagai berikut ini.

Opinion, size, age, shape, color, origin, material, purpose + noun
Pendapat, ukuran, umur, bentuk, warna, asal, bahan, tujuan + kata benda

Contoh Attributive Adjective :

Beautiful girl
Gadis cantik

Big house
rumah besar

Baca juga:  Pronouns atau kata ganti dalam bahasa Inggris

Luxurious big new house
rumah besar yang baru dan mewah.

Japanese food
Makanan Jepang

Japanese organic food
Makanan organik Jepang

Meeting room
Ruang pertemuan

Big meeting room
Ruang pertemuan besar

Green wall
Tembok hijau

Green bricked wall
Tembok hijau dari batu bata

2. Adjective Setelah Noun

Selain diletakkan sebelum kata benda, adjective juga bisa diletakkan setelah kata benda atau kata ganti benda. Adjective yang diletakkan setelah kata benda atau kata ganti benda ini disebut dengan Predictive Adjective. Diantara adjective dan noun dipisahkan dengan linking verb atau verb khusus, seperti come, look, seem, turn, dan sebagainya.

Contoh Adjective Setelah kata benda dengan to be :

She is very kind to me.
Dia sangat baik kepadaku.

My house is large.
Rumahku luas.

I am smart enough.
Aku cukup pintar.

They are very annoying.
Mereka sangat mengganggu.

He was bad in English at the first time.
Dia buruk dalam bahasa Inggris pada waktu itu.

Baca juga:  Perbedaan Singkat Antara Lie dan Lay dalam Kalimat

We were happy yesterday.
Kemarin kami bahagia.

Advertisement

Contoh Adjective Setelah Verb Tertentu :

He looks so worried.
Dia terlihat sangat khawatir.

The sky turns dark in the afternoon.
langit menjadi mendung pada sore hari.

Her dream comes true.
Mimpinya menjadi kenyataan.

I felt guilty.
Aku merasa bersalah

It seems weird.
Ini terlihat aneh.

It smells bad around here.
Baunya sangat busuk di sekitar sini.

3. Adjective Setelah Noun atau Pronoun tanpa Penghubung

Adjective bisa diletakkan tepat setelah kata benda dan tanpa ditambahkan linking verb, seperti to be atau verb – verb tertentu. Adjective setelah noun ini disebut dengan postpositive adjective. Adjective jenis ini memang terdengar tidak normal. Namun, karena pengaruh bahasa – bahasa romatis, adjective bisa diterima dalam penggunaan bahasa Inggris.

Contoh :

Time past
We don’t need to worry about time past.
Kita tidak perlu khawatir dengan masa lalu.

Baca juga:  7 Idiom yang Digunakan Untuk Mendeskripsikan Perasaan Bahagia

Word unspoken
I only wish I could tell you all words unspoken in my head.
Aku hanya berharap aku dapat memberitahumu semua kata – kata yang tidak terucap di kepalaku.

Something useful
Can you do something useful?
Bisakah kamu melakukan sesuatu yang berguna ?

The best decision possible
If I were you, I will make the best decision possible.
Jika aku adalah kamu, aku akan membuat keputusan yang terbaik mungkin.

Something new
The designer gives something new to its design.
Designer itu memberikan sesuatu yang baru pada designya.

4. Adjective Setelah Objek

Posisi adjective di dalam kalimat yang terakhir adalah setelah objek.

Contoh :

John didn’t know that he had made Anne cry.
Jhon tidak mengetahui bahwa ia telah membuat Anne menangis.

My father left me alone at home.
Ayahku meninggalkanku sendirian di rumah.

She brings me down.
Dia membuatku sedih.