Kenalan Yuk Dengan Linking Verbs

loading...

Cara mudah belajar bahasa Inggris – Linking Verbs.. sekilas namanya mirip dengan Linkin Park ya? 😀

Linking verbs, sadar atau tidak sering kita gunakan dalam menulis kalimat bahasa Inggris. Merupakan kata kerja yang tidak menunjukkan sebuah tindakan atau aksi layaknya kata kerja pada umumnya. Mereka lebih berfungsi untuk menghubungkan subjek dengan komplemen atau pelengkap. Pelengkap merupakan informasi yang mendeskripsikan subjek dan kedudukannya sama.

Coba perhatikan kalimat ini “Tika adalah seorang guru”, kata “Tika” merupakan subjek, sedangkan kata “Guru” merupakan pelengkap atau komplemen. “Tika” dan “Guru” mempunyai kedudukan yang sama bukan? Tika adalah seorang Guru dan Guru adalah Tika. Keduanya merupakan satu kesatuan. Itulah tandanya bahwa kalimat tersebut mempunyai pelengkap.

Sedangkan, kata kerja yang menghubungkan antara subjek dengan pelengkap dalam bahasa Inggris disebut dengan Linking Verbs.

Contoh linking verbs :

1. Andre looks sad. (Kata looks merupakan salah satu dari linking verbs. Karena sad merupakan komplemen serta menjelaskan keadaan Andre. Kalimat tersebut berarti “Andre terlihat sedih”. Kata “Andre” dan “Sedih” merupakan satu kesatuan.)

2. John becomes a math teacher. (Kata becomes juga merupakan salah satu dari linking verbs. Karena becomes mendeskripsikan serta merupakan cerminan dari John itu sendiri, yaitu sebagai math teacher atau guru matematika.)

Advertisement

Beberapa contoh linking verbs :

appear

be

become

feel

get

grow

look

prove

remain

seem

smell

stay

sound

taste

turn

Bagaimana membedakan linking verbs dan action verbs dalam kalimat?

Meskipun kata kerja di atas merupakan linking verbs, namun tidak selalu mereka berfungsi sebagai linking verbs. Mereka bisa berfungsi sebagai action verbs. Kemudian, bagaimana teknik atau cara membedakan kedua jenis kata kerja tersebut?

Satu hal yang perlu Anda ingat adalah linking verbs menghubungkan Subjekdengan Pelengkap. Pelengkap dan subjek adalah satu kesatuan utuh. Subjek adalah pelengkap, dan pelengkap adalah subjek. Jika tidak dalam satu kesatuan, maka bukan pelengkap, dan kata kerja yang digunakan bukanlah linking verbs.

Contoh :

Look

She looks beautiful. (Linking verb)

She looks at me. (Tidak berfungsi sebagai linking verb, karena “she” dan “at me” adalah dua hal yang terpisah)

Taste

The food tastes good. (Linking verb)

Hana tastes the food. (Tidak berfungsi sebagai linking verb, karena “Hana” dan “the food” tentu bukan dua hal yang menjadi satu kesatuan)

Itulah berbagai hal penting di dalam linking verb. Semoga penjelasan di atas dapat membantu Anda dengan baik.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *