Tips Ampuh Menghadapi Tes Berbicara (Speaking)

Tips Ampuh Menghadapi Tes Berbicara (Speaking) – Speaking test mungkin merupakan test yang paling sulit karena test ini mengharuskan kita untuk berbicara menggunakan bahasa Inggris dengan lancar. Namun, sebenarnya, Anda tidak perlu khawatir menghadapi test ini, karena sejumlah penelitian menunjukkan bahwa ketika menghadapi test speaking dengan rasa tidak percaya diri, maka Anda akan gagal.

Sebaliknya, jika  Anda dapat berbicara dengan penuh percaya diri, jelas dan menyampaikan ide-ide yang mudah dimengerti, tidak ada alasan bagi Anda untuk mendapatkan nilai yang buruk dalam test speaking. Berikut ini adalah beberapa tips ampuh dalam menghadapi tes speaking:

1. Jangan membuang waktu dengan mempelajari pronounciation kecuali pronounciation Anda sangat buruk. Hal ini akan jauh lebih bermanfaat untuk menghabiskan waktu mempelajari berbagai macam vocabulary dan memperhatikan pengetahuan grammar Anda.

2. Ketika menghadapi test speaking, Anda harus rileks dan jangan gugup. Tanamkan dalam pikiran Anda bahwa jika Anda benar-benar gugup, Anda tidak dapat berbicara, sehingga skor Anda akan menjadi buruk. Sebaliknya,  jika Anda percaya diri dan berbicara dengan bebas, Anda akan mendapatkan nilai yang baik.

3. Ingat, tugas assessor (penilai) adalah untuk memberikan penilai. Jika Anda hanya mengatakan ‘Yes’ atau ‘No’ selama wawancara, assesor tidak bisa memberikan nilainya. Tugas Anda adalah memberikan sebanyak mungkin penilaian yang bias dipertimbangkan oleh mereka. Ini berarti Anda harus berbicara sebanyak yang Anda bisa. Jangan pernah keluar dari topik pembicaraan, tetapi berbicaralah sesuai dengan topic yang diminta.

Advertisement

4. Jangan meminta assessor untuk menjelaskan maksud pertanyaan karena akan memberikan Anda penilaian yang buruk. Lebih baik meminta mereka untuk mengulang kembali pertanyaan jika Anda tidak mengerti.

5. Sama halnya dengan test writing, jangan pernah pamer karena ada beberapa orang yang sengaja menggunakan vocabulary dan tata bahasa yang sulit tanpa benar-benar mengetahui bagaimana menggunakan keduanya. Alhasil, nilai mereka sangat buruk. Oleh karena itu, gunakanlah vocabulary dan tata bahasa yang benar-benar Anda yakin dan kuasai.

6. Perpanjang jawaban Anda dengan memberikan alasan-alasan yang kuat mengapa Anda mengatakan seperti itu agar mereka yakin dengan apa yang Anda katakan.

Contoh:
Daripada mengatakan:
“I don’t like to go to Cinema.”

Katakanlah
“I don’t like to go to cinema because it is so wasting time and wasting my money.”

7. Pada umumnya ada tiga tahapan dalam test speaking yang harus Anda perhatikan:

Tahap pertama

Pada tahap pertama tes speaking, assessor akan mengajukan pertanyaan tentang diri Anda. Oleh karena itu, persiapkanlah topik tersebut. Contohnya assessor mungkin mengatakan “Ceritakan tentang pekerjaan orang tua Anda.” Jika Anda tidak tahu apa-apa tentang mereka, Anda akan terjebak.

Anggaplah fase ini seperti pertemuan pertama dengan seseorang yang belum pernah Anda kenal sebelumnya.  Sehingga mengharuskan Anda untuk mengatakan kepada mereka tentang diri Anda. Cobalah untuk rileks dan menjaga percakapan agar berjalan dengan baik.

Tahap kedua

Pada tahap kedua tes speaking, Anda akan diminta untuk membuat presentasi tentang suatu topik, seperti berbicara tentang liburan Anda, atau pendapat Anda tentang sesuatu.

Banyak para peserta yang mengakui kesulitan menjawab tentang topik yang ditanyakan tersebut.  Jelas, ini terjadi karena mereka tidak bisa memikirkan apa yang harus dikatakan. Oleh karena itu, persiapkan diri Anda dengan baik, caranya adalah dengan brainstorming otak Anda dengan mempersiapakan jawaban-jawaban yang kemungkinan akan ditanyakan dalam test.

Tahap ketiga

Tahap ketiga adalah tahap yang paling penting Karena pada tahap inilah skor akan diberikan.  Dengan kata lain, pada bagian inilah Anda harus menunjukan kemampuan terbaik Anda. Oleh karena itu, lakukanlah yang terbaik pada tahap ini.

Tahap ini terlihat seperti percakapan antara Anda dan assesor. Di sini assessor tidak memiliki naskah pertanyaan dan mereka juga dapat meminta Anda melakukan apa pun yang diinginkannya.

8. Lakukan kontak mata dengan Assesor. Meskipun secara teoritis Anda bisa berbahasa Inggris dengan sangat lancer, tetapi jika Anda tidak berani menatap mata assessor, akan menunjukan bahwa Anda adalah seorang yang tidak percaya diri. Hal ini penting untuk menunjukan rasa percaya diri Anda karena akan menjadi nilai tambah bagi Anda.

Demikianlah tips-tips yang bisa Anda gunakan ketika menghadapi speaking tes, dari semua tips-tips tersebut, yang harus Anda ingat adalah rileks dan percaya diri, agar speaking test berjalan dengan lancar dan Anda mendapatkan nilai yang baik.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *