Pengertian dan Contoh Sentence Fragment

Pengertian dan Contoh Sentence Fragment – Sentence fragment adalah sebuah kalimat yang tidak berhasil menjadi sebuah kalimat utuh yang benar. Hal ini dikarenakan kalimat tersebut tidak dapat berdiri sendiri, bukan karena ia merupakan anak kalimat. Namun, karena terdapat banyak sebab mengapa sekelompok kata tampak seperti kalimat, tetapi tidak memiliki makna atau arti yang utuh.

Contoh:

On the chair. Near the tree. I will be there.

Bentuk kalimat seperti di atas masih dapat dipahami dalam bentuk tulisan informal atau juga dalam bentuk percakapan. Namun, kalimat tersebut tidak dapat ditoleransi dalam bentuk tulisan resmi atau formal.

Berikut ini merupakan contoh kalimat dengan makna yang utuh:

My book is on the desk.
The rabbits eat carrots everyday.
I will go home early today because my mom holds a birthday party at home.

Ketika sekelompok kata kehilangan informasi penting di dalamnya, maka ia tidak lagi menunjukkan atau mengekspresikan makna yang lengkap.

4 Alasan Terjadinya Sentence Fragment

Ada empat alasan yang memungkinkan mengapa sebuah kelompok kata menjadi potongan-potongan yang memiliki makna tidak utuh, yaitu : Kehilangan subject, Kehilangan kata kerja (verb), Kehilangan subject dan verb, serta Ia merupakan anak kalimat (dependent clause).

Berikut ini penjelasan detilnya.

1. Kehilangan Subjects

Subjects menceritakan atau memberitahukan tentang siapa kalimat itu dibuat. Apabila terdapat subjek yang hilang, maka kita akan merasa bingung siapa atau apa yang melakukan aksi dalam kalimat tersebut.

Contoh:

Sit under the tree. (Siapa yang duduk di bawah pohon?)
Can sleep in the bath room. (Siapa yang bisa tidur di dalam kamar mandi?)
Got a birthday present. (Siapa yang mendapat hadiah ulang tahun?)

Advertisement

2. Kehilangan Kata Kerja (Verbs)

Kata kerja (verb) memberikan informasi apa yang dilakukan oleh subjek. Jika kata kerjanya hilang, maka kita akan bertanya-tanya apa yang dilakukan oleh subjek atau bagaimana keadaan subjek itu.

Contoh:

My boyfriend. (Apa yang yang dilakukan my boyfriend?)
The English teacher. (Apa yang dilakukan the English teacher?)

Kita bisa memperbaikinya dengan menambahkan kata kerja sehingga mereka memiliki makna yang utuh:

My boyfriend proposed me last night.
The English teacher gave a test yesterday.

3. Kehilangan Subjects dan Verbs

Beberapa fragmen kehilangan subjek dan kata kerja. Ini berarti bahwa kita tidak mengetahui siapa subjeknya dan apa yang dilakukan oleh subjek.

Contoh:

On the chair.
Near the playground.
Kita perbaiki sehingga menjadi kalimat:
I sat on the chair.
The children practice singing near the playground.

4. Dependent Clause

Dependent clauses adalah sekelompok kata yang mengandung subjek dan kata kerja, tetapi ia tidak mengekspresikan pikiran atau makna yang utuh.

Contoh:

If I go there alone.
Since I didn’t care of him anymore.
Whatever she does to me.
Because she left the room first.

Fragment ini bisa kita perbaiki dengan menghubungkan dependent clause (anak kalimat) ini dengan induk kalimat (independent clauses). Induk kalimat adalah sekelompok kata yang berisikan subjek dan verb, ia juga mengekspresikan makna yang lengkap.

Kita bisa menambahkan induk kalimat pada sebelum atau sesudah anak kalimat.

Contoh:

If I go there alone, I will be lost in the middle of trip.
Since I didn’t care of him anymore, he had never come again.
I still can’t accept whatever she does to me.
Tiara didn’t know anything because she left the room first.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *