Contoh Analytical Exposition Text Tentang Rokok dan Artinya

Contoh Analytical Exposition Text Tentang Rokok dan Artinya – Rokok elektrik adalah suatu hal yang baru. Kemudian, bagaimana efeknya bagi kesehatan? Artikel ini akan mengatakan dampak rokok elektrik secara lebih jauh kepada Anda.

Electric Cigarette

Electric cigarette is one of nicotine replacement therapy that uses electricity from battery power that vaporizes liquid nicotine. This modern type of cigarette is designed to provide nicotine and keep giving the sensation of smoking to the users, without the burning of tobacco. Even though, this electronic cigarette certainly has a danger to health.

WHO (World Health Organization) says that e-cigarette contains many noxious substance that can be poisonous to the smokers. The substances of it are heavy metals, cromonium and nickel, tin and zinc, dietilen glycol and nitrosamiin. The smoke is also highly dangerous because of an aerosol that can be very bad for the lungs.

There is a report from a consumer in many places that had ever treated in hospital due to an incident or impairment of health after using e-cigarette. It becomes an evidence of dangerous electric cigarettes. The case includes pneumonia, heart failure, disoriented, a seizure, hypotension, burns as result of the explosion of e-cigarette in their mouth, etc.

This tool is new ways of putting nicotine into the body that causes bad effect in the body. The effects of nicotine are increasing epinephrine, blood pressure, and also causing addiction.

Electric cigarette publicly states as a safe cigarette for health, has become a threat. A recent study reveales, electric cigarette vapour can damage cells of the lungs and create free radicals that is dangerous. The warning of electric cigarette factory says that consumers who have respiratory disease are not allowed to use electric cigarette again if the effects appear. The vapour that is produced by electric cigarette can cause an asthma attack, shortness of breath, and cough. This shows that this product is really dangerous, especially to the respiratory system.

The Times of India released that vapour from the electric cigarette can also trigger inflammation of the lung tissue. It is caused by the vapour produced by an electric cigarette that contains heavy metal and can cause cancer. Very small nanoparticle size can reach far into the lung tissue, the system cells, and the flow of blood. The New England Journal of medicine recently published that electric cigarette release formaldehyde, the substance that can cause carcinogen cancer when it is heated by the battery that set on high voltage.

A few months ago, there is information that says the electric cigarette considered safer than regular cigarettes. But, the latest findings from the health experts in Japan found that the content of formaldehyde and acetaldehyde in the vapour produced by several liquids of electric cigarette are more dangerous than regular cigarettes.

A research by the Ministry of Health in Japan found carcinogens in the steam exhaled after sucking the e-cigarette. For example, the content of formaldehyde, a substance commonly found in building materials and embalming fluid, is in the higher level of carcinogens than in ordinary cigarette smoke. Acetaldehyde also found at a higher rate than tobacco cigarettes.

Electric smokers do not realize how much nicotine contained in the artificial cigarette. Electric cigarette consumers currently have no way to know whether the electric cigarette is safe or not. However, the experts say that if the electric cigarette is suddenly damaged, then someone can be exposed to harmful components.

Artinya:

Rokok listrik

Rokok elektrik adalah salah satu terapi pengganti nikotin yang menggunakan listrik dari tenaga baterai yang menguapkan nikotin cair. Jenis modern rokok seperti ini dirancang untuk memberikan nikotin dan terus memberikan sensasi merokok bagi pengguna, tanpa pembakaran tembakau. Meskipun, rokok elektronik ini tentu memiliki bahaya bagi kesehatan.

WHO (World Health Organization) mengatakan bahwa e-rokok mengandung banyak zat berbahaya yang dapat menjadi racun bagi perokok. Zat itu adalah logam berat, cromonium dan nikel, timah dan seng, dietilen glikol dan nitrosamiin. Asap juga sangat berbahaya karena aerosol yang bisa sangat buruk bagi paru-paru.

Ada laporan dari konsumen di banyak tempat yang pernah dirawat di rumah sakit karena insiden atau gangguan kesehatan setelah menggunakan e-rokok. Ini menjadi bukti rokok listrik yang berbahaya. Kasus ini termasuk pneumonia, gagal jantung, bingung, kejang, hipotensi, terbakar akibat ledakan e-rokok di mulut mereka, dll

Ini adalah cara baru menempatkan nikotin ke dalam tubuh yang menyebabkan efek buruk pada tubuh. Efek nikotin meningkat epinefrin, tekanan darah, dan juga menyebabkan kecanduan.

Rokok listrik secara terbuka menyatakan sebagai rokok yang aman bagi kesehatan, telah menjadi ancaman. Sebuah studi baru-baru ini menyatakan bahwa uap rokok listrik dapat merusak sel-sel paru-paru dan menciptakan radikal bebas yang berbahaya. Peringatan pabrik rokok listrik mengatakan bahwa konsumen yang memiliki penyakit pernapasan tidak diizinkan untuk menggunakan rokok elektrik lagi jika efek muncul. Uap yang dihasilkan oleh rokok listrik dapat menyebabkan serangan asma, sesak napas, dan batuk. Hal ini menunjukkan bahwa produk ini benar-benar berbahaya, terutama pada sistem pernapasan.

The Times of India merilis uap yang dari rokok listrik juga dapat memicu peradangan dari jaringan paru-paru. Hal ini disebabkan oleh uap yang dihasilkan oleh rokok listrik yang berisi logam berat dan dapat menyebabkan kanker. Ukuran nanopartikel yang sangat kecil dapat mencapai jauh ke dalam jaringan paru-paru, sel-sel sistem, dan aliran darah. The New England Journal yang baru-baru ini diterbitkan menyatakan bahwa formaldehida, zat yang dapat menyebabkan kanker karsinogen yang ada ketika dipanaskan oleh baterai yang ditetapkan pada tegangan tinggi.

Beberapa bulan yang lalu, ada informasi yang mengatakan rokok listrik dianggap lebih aman daripada rokok biasa. Namun, temuan terbaru dari para ahli kesehatan di Jepang menemukan bahwa kandungan formalin dan asetaldehida dalam uap yang dihasilkan oleh beberapa cairan dari rokok listrik lebih berbahaya daripada rokok biasa.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Departemen Kesehatan di Jepang menemukan karsinogen dalam uap dihembuskan setelah menghisap e-rokok. Misalnya, kandungan formalin, zat yang biasa ditemukan di bahan bangunan dan pembalseman cairan, berada pada level yang lebih tinggi dari karsinogen dibandingkan asap rokok biasa. Asetaldehida juga ditemukan pada tingkat yang lebih tinggi daripada rokok tembakau.

Perokok listrik tidak menyadari berapa banyak nikotin yang terkandung dalam rokok buatan. Konsumen rokok listrik saat ini tidak memiliki cara untuk mengetahui apakah rokok listrik aman atau tidak. Namun, para ahli mengatakan bahwa jika rokok listrik tiba-tiba rusak, maka seseorang bisa terkena komponen berbahaya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *